Harmony Clean Flat Responsive WordPress Blog Theme

London, Please Tell Me That I am Not Dreaming :) #2

11.12 Dini Khoirinnisa A 4 Comments Category : ,


Masih malam pertama di London.
Sekitar pukul 01.00 dini hari.
Entah apa yang menyebabkan saya terbangun dan sulit tidur kembali. Ternyata apa yang dibilang mas sahrul benar-benar terjadi. Seingat saya monic juga terbangun di malam dini hari itu. Entahlah kalau teman-teman lain..

Adzan subuh di London, katanya sekitar pukul setengah 6 pagi hampir jam 6 pagi. Dan tentu tidak ada suara adzan yang terdengar dari wisma ini. Agak aneh juga sih rasanya baru sholat subuh sekitar jam 6 pagi, kalau kesiangan bisa setengah 7 juga dan yaa masih masuk waktu subuh kaan, hehe. Kalau di Indonesia mah itu udah mau masuk sholat dhuha.. hehe

Hari pertama di London kami habiskan seharian di dalam rumah untuk mempersiapkan lomba yang akan dimulai besok hari. Diskusi-diskusi panjang, muter-muter, membuat konsep mulai dari yang ga jelas, ga realistis, ga sustain, dll sudah pernah tercetus. Kalau tidak salah ingat sampai besok pagi menjelang siang masih kami teruskan diskusi-diskusi yang nampaknya tidak akan habis-habisnya sampai waktu yang menyadarkan kami bahwa diskusi tersebut harus diselesaikan karena kami harus bersiap berangkat ke venue kompetisi: Kampus Hult International Business School. Di daerah Holborn, Russel Square.

Kampus Hult layaknya kampus-kampus lain di London hanya berdiri di atas gedung-gedung standar yang berjejer layaknya ruko atau perkantoran di Jakarta namun dengan desain yang lebih klasik dan indah dan teratur. Hehe. Sungguh berbeda dengan kebanyakan kampus-kampus terutama kampus negeri di Indonesia yang terdiri dari sebuah kawasan terpadu sehingga terlihat sangat luas.

Kesan simpatik kami dapatkan dari setiap orang yang mendengar bahwa kami berasal dari sebuah negara di kawasan Asia Tenggara dan telah menempuh kurang lebih 29 jam untuk menuju London. Hari jumat ini di isi dengan pembukaan lomba dan sambutan dari panitia, penjelasan mengenai HFHI, training teknik presentasi, daaan welcoming mixer.


Welcoming mixer ini dilaksanakan di sebuah bar. Hehe. 


Tapi ga seburuk yang dibayangkan kok, itu jadinya kayak aula cukup besar yang terdiri dari meja-meja yang berisi makanan dan minuman. Kami berlima tidak terlalu lama di sana, mungkin hanya sekitar 1 jam karena tidak ada makanan manusiawi bagi kami yang bisa membuat kami kenyang di sana. 
Yah, ngobrol dan mendapat beberapa kartu nama dari mahasiswa-mahasiswa S2 S3 dari beberapa penjuru dunia itu sudah lumayan. Kami harus segera pulang mencari makanan dan istirahat karena besok justru akan menjadi hari terpenting dari kompetisi ini…
--------------------------------------------------------------


Kami menginap di sebuah kos-kosan mewah atau mungkin semi apartemen yang sangat cozy milik Rizky, seorang mahasiswa S2 jurusan social entrepreneurship di Hult International Business School, lulusan SBM ITB. KataRizky, kalau dia pulang ke Indonesia kemungkinan besar dia akan menjadi master pertama jurusan social entrepreneurship. 
Dan saya ngileeer banget mendengar hal itu…
Mas rizky dengan segala kebaikan hatinya mengizinkan kami memakai dan mengonsumsi apapun yang ada di rumahnya. Dan mpek-mpek plus indomie menjadi makan malam kami saat itu..
--------------------------------------------------------------


Besok paginya kami menjelma layaknya manajer muda perusahaan multinasional yang cantik dan tampan. Dan kami tidak mau terlambat. 
Demi itu, kami mebembus pagi kota London yang masih dalam transisi musim dingin ke musim semi. Tapi teteup ga lupa foto-foto J (tapi karena pake coat dll jadi ga kelihatan baju rapihnya ya, hehe)
maap agak ngeblur

Di chancery court hotel, tempat kami akan melaksanakan lomba, semua orang berjalan hilir mudik, entah kenapa kebanyakan ke toilet. Lalu kami semua dikumpulkan di sebuah ballroom besar. 54 tim dari seluruh penjuru dunia berkumpul di sini.
Yah, kami siap untuk berlomba.

5 jam kami lewati dengan berbicara bahasa Indonesia. Menyenangkan sekali ketika berada 1 ruangan bersama saingan kami dan kami bisa berbicara dalam bahasa yang tidak mereka mengerti sedangkan kami bisa sedikit banyak mengerti apa yang mereka bicarakan. Hehehe
Bagian presentasi dan hasil dari lomba kami agak malas saya ceritakan kembali karena sudah ada di press release dan beberapa media online atau cetak, hehehe :P
Kapan-kapan saya posting press release kami aja deh yaa, maap :D

Tapi yang penting dari hari ini adalah:
1)      Saya kelaparan walau disediakan makanan (semoga pembaca mengerti kenapa)
2)     Saya pegal pakai heels walau Cuma 5 cm (Cuma ga sih) selama kurang lebih 12 jam
3)     Saya takuuut sama tradisi peluk dan cipika cipiki laki-laki dan perempuan di sana (Alhamdulillah Allah masih menjaga saya) huhu T.T Salah satu insiden yg nyeremin adalah ketika mau ngucapin makasih sama juri laki-laki, dan dia ngajak cipika cipiki dong, untung saya ada di urutan kedua untuk bersalaman si juri itu, tanpa pikir panjang langsung lah saya ke belakang antrian dengan muka tegang. Akhirnya memutuskan untuk ga usah salaman sama sekali sama si juri, mau nolak juga takut sih.. L
Tapi akhirnya bisa nimbrung diobrolan tanpa harus salaman, hehe,

-------------------------------------------------------------


Malam kedua lomba ini kami tidak menginap lagi di kos-kosan mewah Rizky, melainkan kami mulai dengan “membakar” sekitar 500 ribu rupiah untuk naik taxi ke wisma siswa merdeka yang padahal Cuma butuh 30 menit untuk sampai. 
Yeah, beginilah kalau singgah di kota dengan mata uang termahal di dunia.. kata-kata ikhlas harus selalu di tempel di jidat biar ga lupa kalau lagi esmosi tiap kali ngeluarin uang di London..

Sampai kamar wisma sudah ga ada daya, tidur sampai besok paginya, lanjut sampai agak siang, makan, tidur lagi.. dan baru menjelang senja kami keluar rumah.
Yeaah, sesi jalan-jalan gembira di London segera di mulai. Para pembaca yang mulai kebosanan harap semangat dan mempersiapkan diri untuk membaca postingan selanjutnya :D
dan sesi jalan2 menjelang senja terangkum dalam foto-foto dibawah ini :D


senjanya ungu ungu cantik gituuu masaa



ga bisa nahan mau ketawa, abis kayak lagi bikin video klip :P



Ara berlatarkan peta rute tube London 



Beli oyster, buat seminggu sampe zona 2 buat "bekal" jalan-jalan seminggu ke depan


Terimakasih yaa buat yang menyempatkan membaca tulisan yang mungkin bisa lebih berkualitas kalo ditulis oleh orang yang benar, right words from the right person gitu.. hehe
semoga postingan ini membuat kalian tidak akan pernah lagi merasa ragu bahwa, Tuhan itu sungguh Maha Mendengar Doa :)

See yaa at the next posting orang-orang baik :')

RELATED POSTS

4 comments

  1. mustinya "Allah, please tell me that im not dreaming: Another stories from London". haha makin panjang ya, ga penting ga penting..
    (lagi seneng mikirin judul, soalnya judul S msh blm fix -_-")

    aaaaa dini, abis menyabet gelar sarjana kita ke sana yuk jalan2, kamu jd guide aku, beneran nih aku serius, huhohehohaaahoooo

    BalasHapus
  2. azeeek dibayarin yaaah :)
    pesawatnya aja juga gapapa deh ken, nanti ksana aku bawa magic com sm pop mie aja skarduss :D

    BalasHapus
  3. Kunci keberhasilan adalah menanamkan kebiasaan sepanjang hidup Anda untuk melakukan hal - hal yang Anda takuti.
    tetap semangat tinggi untuk jalani hari ini ya gan ! ditunggu kunjungannya :D

    BalasHapus
  4. Wahh subhanalloh ceritanya dahsyat, salam kenal yahh Dini dari saya. Oya kalo ada waktu mampir juga ke blog saya http://ririnrahayu.blogspot.com/

    BalasHapus